MINUT, TelusurInformasiNews.id.-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mengeluarkan himbauan penting kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor. Langkah ini diambil menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan curah hujan tinggi di wilayah tersebut hingga Januari 2026. Kamis, (4/11/2025).
Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Novly Wowiling, menekankan bahwa penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. “Kita harus bersinergi, mulai dari tingkat desa hingga perangkat daerah, untuk meminimalkan risiko,” ujarnya. Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain:
– Sosialisasi dan Edukasi: Sebarkan informasi peringatan dini melalui media sosial dan elektronik.
– Koordinasi Cepat: Hubungi Tim Reaksi Cepat (TRC) Multi Sektor untuk pemetaan dan penanganan.
– Awas Cuaca: Kenali perubahan cuaca, terutama bagi warga di bantaran sungai, pinggir pantai, dan lereng.
– Protokol Keamanan:
– Nelayan sementara tidak melaut.
– Petani berhenti beraktivitas saat hujan.
– Matikan listrik saat angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon.
– Bersihkan saluran drainase dan terapkan hidup bersih.
– Layanan Darurat: Hubungi _call center 112 atau 117 jika terjadi bencana.
“Kenali ancamannya, antisipasi akibatnya, siapkan strateginya, kurangi risikonya, kita siap untuk selamat. Budayakan sadar bencana, kita jaga alam dan alam jaga kita,” pesan Bupati Minahasa Utara dalam himbauan tersebut.
Himbauan ini ditujukan kepada kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, pengusaha, camat, lurah, dan hukum tua, sebagai upaya bersama menjaga keselamatan warga Minahasa Utara.Â
Dengan dikeluarkannya himbauan siaga bencana hidrometeorologi ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam menghadapi potensi ancaman bencana yang semakin meningkat. Kesadaran dan kewaspadaan secara kolektif menjadi kunci utama guna meminimalkan dampak buruk dan menjaga keselamatan bersama.
Semoga langkah-langkah antisipatif yang telah disampaikan dapat dijalankan dengan baik, sehingga Minahasa Utara tetap aman dan nyaman bagi seluruh warganya. Terus pantau informasi resmi dan ikuti protokol keamanan demi keselamatan kita semua.
(Vera.E.Kastubi)






