Rabu, April 29, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraDugaan Penyalahgunaan Dandes Di Desa Matungkas Menjadi Perhatian Inspektorat Minahasa Utara

Dugaan Penyalahgunaan Dandes Di Desa Matungkas Menjadi Perhatian Inspektorat Minahasa Utara

MINUT, TelusurInformasiNews.id.- Kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa (Dandes) di Desa Matungkas, yang dialokasikan untuk beberapa proyek fisik dalam beberapa tahun terakhir, berhasil menarik perhatian serius dari pihak Inspektorat Kabupaten Minahasa Utara. Selasa, (11/11/2026).

Proyek-proyek tersebut sebelumnya dikeluhkan oleh warga, yang mengemukakan adanya ketidakberesan dan indikasi penyimpangan anggaran yang dinilai tidak sebanding dengan hasil pekerjaan fisik yang dilaksanakan.

Sebagai contoh, pembangunan perlindungan mata air yang berupa saluran air sepanjang 26 meter, tinggi 1,3 meter, dan lebar 1 meter, dianggarkan sebesar Rp. 138.390.443,- (seratus tiga puluh delapan juta tiga ratus sembilan puluh ribu empat ratus empat puluh tiga rupiah). Selain itu, terdapat pula gedung PAUD dengan ukuran 8×6 meter yang menelan anggaran sebesar Rp. 219.536.395,-.

Inspektur Stefen Tuwaidan menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan masyarakat melalui pemberitaan baru-baru ini menjadi dasar bagi Inspektorat untuk melakukan tindakan lanjutan.

“Terlebih lagi, jika menyangkut dugaan penyalahgunaan dana desa. Kami sangat berharap bantuan masyarakat untuk ikut serta mengawasi setiap proyek yang ada di desa-desa. Setiap informasi atau keluhan yang berkaitan dengan kewenangan kami akan kami tindaklanjuti,” jelas Inspektur Stefen saat dihubungi melalui WhatsApp pada Selasa (11/11/2025).

Dia menambahkan bahwa saat ini sudah ada tim inspektorat yang ditugaskan untuk memeriksa isu-isu yang telah disampaikan oleh warga.

“Inspektorat tidak sembarangan dalam melakukan pemeriksaan. Semua pembangunan yang melibatkan Dandes akan menjadi fokus perhatian khusus kami. Proses pemeriksaan untuk Desa Matungkas sedang berlangsung saat ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Stefen memastikan bahwa pemeriksaan oleh Inspektorat akan dilakukan secara prosedural. Setiap aspek terkait pengadaan proyek yang diangkat akan diperiksa dengan teliti.

“Kami akan melakukan pemeriksaan mendalam, mencakup seluruh aspek dan poin-poin yang menjadi keluhan masyarakat,” tutup Stefen.

Dengan demikian, diharapkan kasus ini dapat diungkap secara transparan dan objektif, serta menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa.

 

(Vera.E.Kastubi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular