Senin, Mei 25, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraPemkab Minut Hadiri Gerakan Menanam Bibit Pohon Matoa dan Ngobrol Bersama Kementerian...

Pemkab Minut Hadiri Gerakan Menanam Bibit Pohon Matoa dan Ngobrol Bersama Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Minahasa Utara

MINUT, TelusurinformasiNews.id -Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menghadiri Kegiatan Gerakan Menanam Bibit Pohon Matoa dan “ngobras” Ngobrol Bersama Pokja Pengawas Lintas Agama Kabupaten Minahasa Utara di Wale Kerukunan Kantor kementerian agama Republik indonesia (Kemenag) Kabupaten Minahasa Utara. Selasa, (22/4/25).

Kegiatan Ngobrol Bersama (Ngobras) Pokjaluh Lintas Agama dan Pokjawas pendidikan agama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat kerukunan dan cinta kemanusiaan di Minahasa Utara.

Dengan mengangkat tema “Merawat Kerukunan, Menebar CINTA Kemanusiaan, Sinergitas Lintas Agama untuk Minahasa Utara yang Harmonis,” acara ini diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih baik antar masyarakat dari berbagai latar belakang agama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Utara Pdt. E. M. Cynthia Sepang, S.PAK., M.Si. dalam sambutannya mengatakan,

“Hari ini kita tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerukunan, rasa tanggung jawab, dan cinta terhadap lingkungan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam menjaga dan melestarikan alam sebagai amanah dari Tuhan yang harus kita jaga dan lestarikan,” kata Pdt Cynthia Sepang.

Pohon Matoa yang kita tanam hari ini adalah simbol dari harapan. Harapan akan masa depan yang lebih baik, harapan akan lingkungan yang sehat, dan harapan akan persatuan di antara kita, terlepas dari perbedaan agama dan latar belakang. Melalui penanaman pohon ini, kita menunjukkan bahwa kerjasama lintas iman dan budaya sangatlah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Saya berharap melalui dialog dalam sesi “Ngobras”, kita dapat berbagi pandangan, pengalaman, dan ide-ide kreatif untuk bisa bekerja sama dalam proyek-proyek lingkungan yang bermanfaat ke depannya. Mari kita perkuat sinergi antar komunitas, sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan perubahan yang positif untuk bumi kita tercinta,” ujar Pdt Cynthia Sepang.

Assisten satu sekaligus Kaban Kesbangpol Minut Umbase Mayuntu,S.Sos,M.Si., dalam sambutannya mengatakan, kita berkumpul di sini untuk menghadiri kegiatan yang sangat bermakna, yaitu Gerakan Menanam Bibit Pohon Matoa dan “Ngobras” Ngobrol Bersama Pokja Pengawas Lintas Agama Kabupaten Minahasa Utara.

“Kegiatan yang mengambil tema “Merawat Kerukunan, Menebar CINTA Kemanusiaan, Sinergitas Lintas Agama untuk Minahasa Utara yang Harmonis.” Tema ini sangat relevan, terutama di tengah beragam tantangan yang kita hadapi. Dalam menghadapi perbedaan, kita perlu menjalin hubungan yang baik antar umat beragama dan menjunjung tinggi toleransi serta saling menghormati,” ucap Mayuntu.

Kehadiran pemerintah kabupaten Minahasa utara di sini menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan antar umat beragama serta memperkuat cinta kemanusiaan. Kami percaya bahwa dialog dan kolaborasi antar pemangku kepentingan akan menciptakan harmoni di tengah masyarakat.

“Tidak hanya itu, penanaman 1000 pohon matoa yang akan kita lakukan hari ini adalah langkah nyata dalam merawat lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan yang berkelanjutan, serta menciptakan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan bagi generasi mendatang. Saya berharap melalui acara ini, kita dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ide-ide dalam memperkuat pendidikan agama serta kerukunan antar umat beragama. Mari kita jadikan Minahasa Utara sebagai contoh teladan dalam menciptakan suasana damai dan harmoni, serta saling menebar cinta kemanusiaan di tengah masyarakat,” tutur Mayuntu.

Kehadiran berbagai pihak penting seperti Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulut, Kakan Kemenag Kab Minut, Asisten satu Bupati, serta dinas-dinas terkait menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kerukunan antar umat beragama dan pelestarian lingkungan.

Selain diskusi dan pembahasan mengenai kerukunan lintas iman, kegiatan ini juga dilengkapi dengan aksi nyata berupa penanaman 1000 pohon matoa. Aksi ini tidak hanya berkaitan dengan peringatan Hari Cinta Bumi tetapi juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita Presiden RI dan Asta Protas Kementerian Agama untuk merawat lingkungan.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran penyuluh dan guru-guru agama dalam wilayah kerja Kab. Minut untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi dalam hal pendidikan agama dan kerukunan antar umat beragama.

Semoga dengan kegiatan ini, Kabupaten Minahasa Utara semakin menjadi contoh dalam merawat kerukunan antar umat beragama dan menjaga kelestarian lingkungan, serta saling menebar cinta kemanusiaan di tengah masyarakat.

 

 

(Vera.E.Kastubi).

 

 

 

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular