MINUT, TelusurInformasiNews.id – Kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Klabat ditunjukkan Hukum Tua Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Johanis Wangania, S.Sos., dengan turun langsung ke lapangan bersama tim gabungan, Jumat (25/9/2026).
Johanis Wangania bahkan menjadi satu-satunya Hukum Tua yang turun dan naik langsung ke kawasan kaki Gunung Klabat bersama petugas untuk melakukan upaya penanganan kobaran api. Ia bergabung bersama Polisi Kehutanan (Polhut) Minahasa Utara, personel TNI dari Kodim Bitung, serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Minahasa Utara.
Dengan kondisi medan yang cukup berat, Johanis bersama tim menyusuri kawasan kaki Gunung Klabat untuk mencari titik-titik api sekaligus melakukan upaya pemadaman. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran di kawasan Gunung Klabat.
Kehadiran langsung Hukum Tua Desa Kolongan di lokasi juga memperlihatkan keterlibatan pemerintah desa dalam mendukung upaya penanganan karhutla. Tidak hanya memberikan dukungan dari wilayah desa, Johanis memilih untuk ikut bersama petugas menuju lokasi kebakaran.
“Kita bersama-sama berburu si jago merah di Gunung Klabat. Saya bersama Polisi Kehutanan Minahasa Utara, TNI dari Kodim Bitung dan Damkar Minut turun langsung untuk melakukan upaya pemadaman,” ujar Johanis Wangania.
Menurutnya, penanganan kebakaran di kawasan Gunung Klabat tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan kekompakan seluruh unsur yang berada di lapangan agar kobaran api dapat segera dikendalikan.
“Saya terpanggil untuk turun langsung bersama-sama dengan teman-teman yang bertugas di lapangan. Medannya memang tidak mudah, tetapi kita harus bersama-sama melawan si jago merah dan berusaha memadamkan api,” ungkapnya.
Johanis juga mengajak seluruh pihak untuk memiliki kepedulian terhadap kondisi kawasan Gunung Klabat. Menurutnya, upaya penanganan kebakaran harus dilakukan secara bersama melalui semangat gotong royong dan sinergitas antarpihak.
“Ayo kita bersama-sama lawan si jago merah. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa membantu memadamkan api dan menjaga kawasan Gunung Klabat,” tegas Johanis.
Dalam kegiatan tersebut, sinergitas antara pemerintah desa, Polhut, TNI dan Damkar menjadi kekuatan penting dalam menghadapi kebakaran. Kehadiran Hukum Tua Kolongan secara langsung di medan penanganan turut memberikan dukungan terhadap petugas yang sedang berupaya mengendalikan kobaran api.
Johanis menegaskan, dirinya tidak ingin hanya menyaksikan upaya penanganan dari kejauhan. Sebagai Hukum Tua Desa Kolongan yang wilayahnya berada di sekitar kawasan tersebut, ia memilih untuk ikut turun bersama tim dan mengambil bagian dalam upaya pemadaman.
“Ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Selama masih bisa membantu, saya akan bersama-sama dengan tim yang ada di lapangan untuk melakukan penanganan,” katanya.
Ia berharap sinergitas yang telah terbangun antara pemerintah desa, Polhut, TNI dan Damkar dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi kondisi kawasan yang rawan kebakaran.
Upaya pemadaman karhutla di kaki Gunung Klabat hingga kini menjadi perhatian bersama. Dengan keterlibatan berbagai unsur di lapangan, termasuk Hukum Tua Desa Kolongan Johanis Wangania, penanganan kebakaran terus dilakukan dengan semangat “Ayo Lawan Si Jago Merah” demi menjaga kawasan Gunung Klabat dari ancaman kebakaran.
(Vera.E.Kastubi)






