MINUT, TelusurInformasiNews.id- Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara terus diarahkan pada inovasi yang mampu meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus memperluas promosi potensi wisata daerah. Salah satu terobosan tersebut diwujudkan melalui rancangan proyek perubahan “DEWI MINUT MEMIKAT” yang digagas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, Jein Barantian, SE., M.Si. Bertempat di BPSDMD Sulut.Jumat, (4/9/2026).
Gagasan tersebut merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII BPSDMD Sulawesi Utara Tahun 2026. Jein Barantian tercatat sebagai peserta dengan NDH: 30, dengan proyek perubahan yang diarahkan untuk memperkuat pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Minahasa Utara.
Menurut Jein Barantian, inovasi dalam pengelolaan pariwisata sangat penting agar potensi wisata yang dimiliki Minahasa Utara dapat semakin dikenal luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Melalui ‘Dewi Minut Memikat’, kami ingin menghadirkan sebuah inovasi yang dapat memperkuat promosi dan pengembangan pariwisata Minahasa Utara. Potensi wisata yang kita miliki sangat besar, sehingga harus dikelola, dikemas dan dipromosikan secara lebih baik agar semakin dikenal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jein Barantian.
Ia mengatakan, kemajuan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga membutuhkan strategi pengelolaan, promosi yang kreatif, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
“Pariwisata bukan hanya berbicara tentang destinasi, tetapi bagaimana kita menciptakan pengalaman yang menarik bagi wisatawan, memperkuat promosi dan membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mendapatkan manfaat dari perkembangan pariwisata,” katanya.
Jein juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, masyarakat, komunitas, hingga para pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan pariwisata Minahasa Utara yang maju dan berkelanjutan.
“Kami tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama agar setiap potensi yang ada dapat dikembangkan secara optimal. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi bagian dari langkah kita membangun pariwisata Minahasa Utara yang semakin maju, berdaya saing dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Rancangan proyek perubahan “Dewi Minut Memikat” disusun dalam kerangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XIII BPSDMD Sulawesi Utara Tahun 2026, yang merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi kepemimpinan aparatur pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sulawesi Utara, dengan semangat pembangunan “Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.”
Dengan hadirnya rancangan inovasi tersebut, Dinas Pariwisata Minahasa Utara diharapkan semakin mampu mengoptimalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki daerah, sekaligus mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Jein Barantian berharap “Dewi Minut Memikat” tidak berhenti sebagai sebuah rancangan proyek perubahan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkenalkan serta memajukan pariwisata Minahasa Utara.
“Yang paling penting adalah bagaimana inovasi ini nantinya memberikan dampak nyata. Kita ingin pariwisata Minahasa Utara semakin dikenal, semakin diminati, dan yang terpenting mampu memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Jein.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, “Dewi Minut Memikat” diharapkan menjadi penggerak baru pariwisata Minahasa Utara. Dinas Pariwisata optimistis, melalui pengemasan destinasi yang lebih kreatif dan promosi yang menyentuh, Minut tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena pengalaman wisata yang berkesan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
(Vera.E.Kastubi).






