Kamis, September 3, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraYCAF 2026 Diperluas ke Wilayah Kepulauan, Bupati Joune Ganda Pastikan Pemuda Minut...

YCAF 2026 Diperluas ke Wilayah Kepulauan, Bupati Joune Ganda Pastikan Pemuda Minut Tak Tertinggal

MINUT, TelusurInformasiNews.id- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Melalui program Bloomberg Philanthropies Youth Climate Action Fund (YCAF) 2026 North Minahasa, pemerintah daerah memastikan kesempatan berpartisipasi terbuka bagi seluruh pemuda, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam Sosialisasi Program YCAF North Minahasa. Bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Minahasa Utara. Kamis,( 3/9/2026).

Di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., program YCAF tidak hanya diarahkan untuk menjangkau komunitas pemuda di wilayah daratan, tetapi juga memperluas akses informasi dan kesempatan bagi pemuda di desa-desa kepulauan.

Salah satu langkah yang dilakukan dalam sosialisasi tersebut yakni dengan melibatkan para Hukum Tua di wilayah kepulauan Minahasa Utara. Mereka secara khusus diundang agar informasi terkait program YCAF dapat diteruskan kepada komunitas, organisasi maupun kelompok pemuda yang berada di desa-desa kepulauan.

Pelibatan pemerintah desa dinilai penting karena Minahasa Utara memiliki karakter geografis yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan dengan kekayaan lingkungan yang besar. Potensi tersebut mencakup kawasan pesisir dan laut, mangrove, terumbu karang hingga sumber daya perikanan.

Dengan keterlibatan para Hukum Tua sebagai penghubung informasi, pemerintah daerah berharap tidak ada komunitas pemuda di wilayah kepulauan yang kehilangan peluang untuk berpartisipasi hanya karena keterbatasan akses terhadap informasi.

“Jangan sampai karena berada di wilayah kepulauan, anak-anak muda kita justru tertinggal mendapatkan informasi dan kesempatan. Karena itu, kami mengajak para Hukum Tua untuk menjadi penghubung agar komunitas pemuda di desa-desa kepulauan dapat mengetahui, memanfaatkan, dan ikut mengambil bagian dalam YCAF,” ujar Tambani.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bappeda Kabupaten Minahasa Utara, Hanny Tambani, S.Sos., M.Si. Hadir dalam kegiatan itu unsur BRIDA, Dinas Pemuda dan Olahraga, para camat dan perwakilan, para Hukum Tua di wilayah kepulauan, serta organisasi dan kelompok pemuda se-Kabupaten Minahasa Utara.

Sementara itu, City Lead YCAF North Minahasa Sefferson Sumampouw, S.STP., S.I.P., M.Si., memberikan pemaparan mengenai tujuan program, mekanisme pelaksanaan, fokus tema, serta peluang yang tersedia bagi organisasi dan kelompok pemuda untuk mengajukan proposal aksi iklim.

Program YCAF North Minahasa sebelumnya telah dibuka melalui Call to Action oleh Bupati Joune Ganda pada 3 Agustus 2026. Program tersebut memberikan kesempatan kepada organisasi maupun kelompok yang melibatkan pemuda berusia 15–24 tahun untuk mengembangkan sekaligus melaksanakan aksi iklim yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Bupati Joune Ganda menekankan bahwa keberadaan pemuda dalam agenda pembangunan tidak boleh hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat. Sebaliknya, generasi muda harus diberikan ruang untuk menjadi aktor perubahan.

Melalui YCAF, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk mengembangkan gagasan, mengubahnya menjadi aksi nyata, sekaligus membangun kepemimpinan pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan iklim.

“Pemuda harus menjadi bagian penting dalam menciptakan perubahan. Gagasan yang dimiliki anak-anak muda harus diberikan ruang agar dapat diwujudkan menjadi aksi yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat, menjadi semangat yang dibangun melalui program YCAF North Minahasa,” tutur Sumampow.

Dalam pelaksanaannya, YCAF North Minahasa membuka peluang bagi organisasi dan kelompok pemuda untuk mengembangkan gagasan melalui tiga fokus utama, yakni:

1. Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular;

2. Perlindungan Hutan, DAS, Pesisir Laut, Mangrove, dan Terumbu Karang;

3. Ketahanan Pangan dan Pariwisata Berkelanjutan.

Khusus bagi pemuda di wilayah kepulauan, ketiga fokus tersebut dinilai memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan sesuai potensi maupun persoalan lingkungan yang ada di masing-masing wilayah.

Gagasan aksi dapat diarahkan pada pengelolaan sampah pesisir, perlindungan mangrove dan terumbu karang, penguatan ekonomi sirkular, ketahanan pangan berbasis potensi lokal, hingga pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan demikian, persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat kepulauan dapat diubah menjadi gagasan dan aksi konkret yang melibatkan langsung generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali mengingatkan seluruh organisasi kepemudaan, komunitas, lembaga pendidikan, kelompok masyarakat maupun kelompok pemuda yang melibatkan anak muda usia 15–24 tahun untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut.

Call to Action YCAF North Minahasa akan ditutup pada 14 September 2026. Dengan demikian, per 3 September 2026 tersisa 11 hari bagi para pemuda Minahasa Utara, termasuk komunitas pemuda di wilayah kepulauan, untuk mengubah ide dan gagasan mereka menjadi proposal aksi iklim.

Pemerintah daerah berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda di seluruh wilayah Minahasa Utara, tanpa terkecuali. Keterlibatan pemuda dari daratan hingga kepulauan diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memperkuat ketahanan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pemerintah desa, komunitas dan generasi muda, YCAF North Minahasa diharapkan menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun kepemimpinan pemuda sekaligus memperkuat aksi nyata menghadapi perubahan iklim.

Pemuda Bergerak, Iklim Terjaga, Masa Depan Berkelanjutan.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular