Jumat, Agustus 28, 2026
spot_img
BerandaMinahasa UtaraApkasi-LKPP Dorong Pengadaan Digital Daerah, Sekjen Apkasi Joune Ganda Buka Workshop E-Katalog...

Apkasi-LKPP Dorong Pengadaan Digital Daerah, Sekjen Apkasi Joune Ganda Buka Workshop E-Katalog Versi 6

MINUT, TelusurInformasiNews.id – Transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah terus diperkuat melalui sinergi antara Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pengenalan dan Simulasi E-Katalog Versi 6 yang digelar dalam rangkaian Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026. Kamis, (27/8/2026).

Workshop ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memanfaatkan sistem pengadaan digital yang semakin terintegrasi. Forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi agar penerapan E-Katalog Versi 6 benar-benar mampu menjawab kebutuhan pengadaan di daerah.

Sekretaris Jenderal Apkasi yang juga Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Joune Ganda menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki posisi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, belanja pemerintah melalui APBD, baik untuk kebutuhan fisik maupun nonfisik, tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pemerintahan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Pengadaan barang dan jasa memegang peranan krusial. Lewat belanja APBD baik fisik maupun nonfisik pemerintah daerah membuka peluang pasar baru, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta memacu penggunaan produk dalam negeri,” ujar Joune.

Ia menambahkan, penerapan E-Katalog Versi 6 harus memberikan manfaat nyata bagi pemerintah kabupaten maupun para pelaku usaha. Karena itu, pembaruan sistem digital yang dikembangkan LKPP perlu dilihat dari aspek kemudahan penggunaan, kecepatan proses, efisiensi, serta transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pengadaan.

“Pertanyaan utamanya, apakah sistem baru ini benar-benar mempermudah, lebih cepat, efisien, serta transparan bagi Pemkab dan pelaku usaha? Ini yang menjadi fokus kita bersama,” tegasnya.

Workshop tersebut turut menghadirkan Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Yuke Eka Putri. Dalam kegiatan itu, Yuke memberikan pemaparan teknis sekaligus memandu peserta dalam simulasi penggunaan E-Katalog Versi 6.

Melalui kegiatan ini, Apkasi bersama LKPP mendorong terbentuknya formula titik temu atau matching process antara kebutuhan belanja pemerintah daerah dan kesiapan pelaku usaha di masing-masing daerah. Mekanisme tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi produk dan potensi ekonomi lokal untuk masuk serta terserap dalam sistem pengadaan nasional.

Potensi daerah yang diharapkan dapat semakin berkembang melalui mekanisme tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Joune Ganda juga menekankan pentingnya kolaborasi yang konsisten antara LKPP, pemerintah daerah dan penyedia barang/jasa. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi kunci untuk memastikan ekosistem pengadaan digital tetap relevan dengan karakteristik, potensi dan kebutuhan masing-masing daerah.

“Kolaborasi berkelanjutan antara LKPP, Pemda, dan penyedia barang/jasa sangat penting agar ekosistem pengadaan digital ini terus relevan dengan karakteristik dan kebutuhan daerah,” pungkas Joune saat membuka kegiatan secara resmi.

Workshop Pengenalan dan Simulasi E-Katalog Versi 6 diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas aparatur dan penyedia barang/jasa, tetapi juga memperkuat peran pengadaan pemerintah sebagai salah satu instrumen strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah serta memperluas penggunaan produk dalam negeri.

 

(Vera.E.Kastubi).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular