MINUT, TelusurInformasiNews.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terus memperketat penegakan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Senin, (15/6/2026).
Langkah tegas itu diwujudkan dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua instansi strategis, yakni Dinas Pariwisata serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA). Sidak ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Minahasa Utara.
Kepala BKPSDM Minut, Herman Hendrik Mengko, S.STP, M.Si, memimpin langsung proses pemeriksaan di lapangan. Kegiatan ini bertujuan memantau kepatuhan jam kerja, mengecek tingkat kehadiran, serta memastikan pelayanan publik di kedua dinas berjalan optimal.
Dalam sidak tersebut, tim BKPSDM melakukan penyisiran terhadap sejumlah poin krusial. Mulai dari pemeriksaan fisik rekapitulasi absensi hingga memastikan kesiapan para pegawai di ruang kerja masing-masing.
“Sidak ini menjadi bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan seluruh aparatur bekerja sesuai koridor regulasi, profesional, dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar Kadis Herman.
Selain fokus pada kedisiplinan fisik, aspek digitalisasi birokrasi juga menjadi agenda utama dalam sidak kali ini. Herman memberikan instruksi tegas kepada para ASN untuk mengoptimalkan pengisian berkas digital pada Document Management System (DMS).
Ia mengingatkan agar setiap pegawai aktif memantau dan memperbaiki rapor performa digital mereka yang terintegrasi langsung di aplikasi MyASN. Skor DMS ini menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur profesionalisme administrasi pegawai di era modern.
Seluruh temuan dan data yang dihimpun selama inspeksi di Dinas Pariwisata dan Dinsos PPPA nantinya akan dirangkum menjadi laporan resmi. Hasil evaluasi objektif tersebut bakal diserahkan ke pimpinan sebagai rapor kinerja perangkat daerah sekaligus acuan perbaikan mendasar ke depan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan Minut yang bersih dan berintegritas.
“Sidak ini bukan hanya situasional dan pada OPD tertentu saja, akan tetapi sesuai arahan Bapak Bupati agar dilakukan secara intensif pada seluruh jajaran Pemkab Minut,” tegas Herman sembari menegaskan penegakan disiplin ASN menjadi salah satu fokus utama badan yang dipimpinnya.
Secara terpisah, Bupati Joune Ganda memberikan apresiasi atas langkah dan gerak cepat BKPSDM dalam menindaklanjuti arahannya. Ia menekankan pentingnya penegakan budaya disiplin kerja dan peningkatan SDM ASN di seluruh jajaran Pemkab Minut secara transparan, digital, profesional, dan terukur.
“Jadi lewat hal tersebut di atas, bagi ASN yang tidak mengindahkan maka dengan sendirinya akan terseleksi secara ketat. Saat ini semua ASN dituntut meningkatkan sumber daya personal sebab penilaian untuk peningkatan karier semua berbasis kinerja dan regulasi yang berlaku,” tandas Bupati Joune Ganda.
Ia menambahkan bahwa ASN yang berkualitas dapat dicapai melalui penguatan integritas dan transformasi manajemen talenta berbasis kompetensi.
Dengan adanya sidak berkelanjutan dan penerapan sistem digital yang ketat, Pemkab Minut optimistis mampu mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
(Vera.E.Kastubi).






